Pacquiao dalam Kondisi Terbaik
Las Vegas – Dalam upayanya mencatat rekor merengkuh tujuh gelar juara dunia di tujuh kelas berbeda, petinju Filipina Manny Pacquiao diklaim telah dalam kondisi terbaiknya untuk menghadapi Miguel Angel Cotto.
Kedua petinju top ini akan menjadi pusat perhatian penggemar tinju di seluruh dunia pada hari Minggu (14/11/2009) pagi WIB, ketika mereka bertemu di atas ring di Las Vegas, untuk memperebutkan sabuk WBO di kelas welter, yang saat ini melingkar di pinggang Cotto.
Bagi Pacquiao, yang dipandang sebagai petarung pound-for-pound terbaik saat ini, kemenangan akan menjadikan dia sebagai petinju pertama dalam sejarah yang pernah menyandang titel juara dunia di tujuh kelas berbeda.
“Kondisi dia di minggu ini adalah yang terbaik dari yang pernah saya lihat dalam hidupku,” ungkap pelatih Freddie Roach tentang Pacquiao, anak didiknya itu, seperti dikutip Reuters, Jumat (13/11/2009).
“Selasa kemarin kami berlatih, dan setiap kali saya akan memberitahu dia sesuatu, dia sudah bergerak sebelum saya bilang apa-apa.”
Roach percaya bahwa kecepatan tangan dan kaki Pacquiao akan menjadi faktor signifikan untuk meladeni Cotto. “Kami akan mendikte kecepatan dalam pertarungan ini. Saya menghormati Miguel, tapi kali ini dia akan terjungkal.”
Sementara itu pelatih Cotto, Jose Santiago, tak kalah optimistis dari Roach. Ia merasa yakin petinju Puerto Riko itu akan mengontrol tempo pertandingan yang direncanakan berlangsung 12 ronde itu.
“Anda harus memutuskan apa yang mesti dilakukan dari awal. Kami akan mendikte kecepatan,” tukas Santiago. “Dia telah memperlihatkan kepada dia bahwa dia terbiasa bermain cepat, melawan (Zab) Judah dan (Shane) Mosley, dan dia melakukannya dengan sangat baik.”
Di kalangan petaruh, Pacquiao, 49-3-2 (37 KO), relatif lebih dijagokan dibanding Cotto, 34-1 (27 KO).
“Saya tidak mengerti kenapa Pacquiao menjadi favorit,” sergah Santiago. “Lihatlah siapa-siapa saja yang pernah kami lawan, siapa-siapa yang pernah dia hadapi. Beberapa petinju yang dikalahkan dia sudah melewati masa jayanya.”
Pacquiao menjadi bintang besar berkat kehebatannya mengalahkan nama-nama besar seperti Erik Morales, Marco Antonio Barrera, Juan Manuel Marquez, Oscar de la Hoya, dan Ricky Hatton.
“Ini akan menjadi ujian terberatku sebagai petinju profesional,” tutur Pacquiao. “Aku tahu dia itu luar biasa, petinju yang cerdas dan juara dunia yang besar.”
November 14, 2009 - Posted by Admin | Olah Raga | berita tinju terkini mani pacquaio, Erik Morales, Juan Manuel Marquez, Las Vegas, Manny Pacquiao, Marco Antonio Barrera, Miguel Angel Cotto, Oscar de la Hoya, ricky hatton | No Comments Yet
No comments yet.
Leave a comment
Categories
-
Berita Terbaru
Lowongan Kerja
Artikel Kesehatan
Tags
antivirus yang ampuh artis cantik bapennas by capres independen carlos tevez casey stoner departemen keuangan fadjroel rahman fernando torres film porno film SUSTER KERAMAS fiorentina foto bugil gp indianapolis hasil pertandingan liga inggris inter milan jendral sutanto kenaikan gaji pegawai negeri klasmen liga inggris klasmen serie A lazio liga inggris liric lirics liverpool Lowongan Kerja lyric lyrics Manchaster City manchester united merwat mata MU nicky hayden pasar rumput pilpres real madrid Rin Sakuragi Robinho sir alex ferguson songs steven gerrad syahrini timnas brazil valentino rossi

